<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://www.filmart-pictures.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.filmart-pictures.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Apr 2010 12:01:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>AKAN SEGERA HADIR</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/akan-segera-hadir/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/akan-segera-hadir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 08:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Layar Lebar]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-92" title="filmart" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/filmart-300x129.jpg" alt="" width="300" height="129" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/akan-segera-hadir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TUNGGU KEHADIRANNYA</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/tunggu-kehadirannya/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/tunggu-kehadirannya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 08:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Layar Lebar]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-95" title="tunggu" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/tunggu1-300x129.jpg" alt="" width="300" height="129" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/tunggu-kehadirannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DENGAN PERSEMBAHAN KARYA FILM BERMUTU</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/dengan-persembahan-karya-film-bermutu/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/dengan-persembahan-karya-film-bermutu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 08:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Layar Lebar]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-97" title="dengan-persembahan" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/dengan-persembahan-300x129.jpg" alt="" width="300" height="129" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/dengan-persembahan-karya-film-bermutu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COMING SOON,,,!!!</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/coming-soon/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/coming-soon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 08:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Layar Lebar]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-99" title="comingsoon" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/comingsoon-300x129.jpg" alt="" width="300" height="129" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/coming-soon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mischa Chandrawinata : Meranin cowok bejat</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/mischa-chandrawinata-meranin-cowok-bejat/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/mischa-chandrawinata-meranin-cowok-bejat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 01:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Gara-gara sangat mendalami  karakternya sebagai Edo, cowok egois dan temperamen di sinetron  Kemilau Cinta Kamila, Mischa Chandrawinata (22) sampe gak disuruh pulang  tuh ma bokapnya.
&#8220;Hari itu gue syuting 14 scene adegan marah terus. Begitu selesai  syuting dan gue pulang ke rumah emosi marah-marah gue masih kebawa.  Semua orang rumah gue [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ffff00;"><img class="alignleft size-full wp-image-62" title="mischa" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/mischa.jpg" alt="" width="150" height="150" />Gara-gara sangat mendalami  karakternya</span> sebagai Edo, cowok egois dan temperamen di sinetron  Kemilau Cinta Kamila, Mischa Chandrawinata (22) sampe gak disuruh pulang  tuh ma bokapnya.</p>
<p>&#8220;Hari itu gue syuting 14 scene adegan marah terus. Begitu selesai  syuting dan gue pulang ke rumah emosi marah-marah gue masih kebawa.  Semua orang rumah gue omelin tanpa sebab. Bokap-nyokap, Nadine dan  Marcel gue semprot semua! Gue malah hampir berantem ma Marcel. Untuk  menenangkan diri dan menurunkan emosi, gue sampe disuruh bokap gak  pulang dulu dan nginep di luar,&#8221; cerita Mischa.</p>
<p>Karakter Edo yang diperankan Mischa di sinetron terbarunya ini  digambarkan sebagai cowok brengsek yang menghamili pacarnya. Kita tanya  yuk gimana siy Mischa bisa mendalami karakter sebagai cowok bejat? Bukan  pengalaman pribadi kan, Scha?</p>
<p>&#8220;Bukanlah, enak aja! Kebetulan ada teman gue yang pernah mengalami  kejadian kayak Edo, jadi gue tanya-tanya aja ma dia. Dari jawaban itulah  gue ambil sifat-sifat jeieknya buat karakter di sinetron ini,&#8221; jawab  Mischa. Sip! Tapi jangan diterapkan di kehidupan nyata ya, Scha. Bahaya!</p>
<p><em><strong>(TEEN, Edisi 206, III Maret 2010)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/mischa-chandrawinata-meranin-cowok-bejat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Habiburrahman El-Shirazy : Bukan kecewa pada Chaerul Umam, tapi&#8230;</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/habiburrahman-el-shirazy-bukan-kecewa-pada-chaerul-umam-tapi/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/habiburrahman-el-shirazy-bukan-kecewa-pada-chaerul-umam-tapi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 01:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Keputusan Habiburrahman El  Shirazy (33) untuk menyutradarai Dalam Mihrab Cinta (DMC)  menimbulkan banyak pertanyaan. Salah satunya, Kang Abik, begitu ia kerap  disapa, bukanlah sineas melainkan novelis. Penulis novel Ayat-ayat  Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih ini pun bukan lulusan sinematografi  ketika kuliah di Mesir. Spekulasi yang muncul, Kang Abik kecewa pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ffff00;"><img class="alignleft size-full wp-image-59" title="habib" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/habib.jpg" alt="" width="150" height="150" />Keputusan Habiburrahman El  Shirazy (33)</span> untuk menyutradarai Dalam Mihrab Cinta (DMC)  menimbulkan banyak pertanyaan. Salah satunya, Kang Abik, begitu ia kerap  disapa, bukanlah sineas melainkan novelis. Penulis novel Ayat-ayat  Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih ini pun bukan lulusan sinematografi  ketika kuliah di Mesir. Spekulasi yang muncul, Kang Abik kecewa pada  kinerja Chaerul Umam saat menyutradarai Ketika Cinta Bertasbih [KCB)  tahun lalu. &#8220;Pada dasarnya saya menyukai tantangan. Seingat saya, sudah  ada dua rumah produksi yang melamar DMC untuk difilmkan, tapi saya sudah  menjatuhkan pilihan. Ketika ditantang menjadi sutradara, saya rasa  tantangan itu perlu dijawab,&#8221; ucapnya di Istora Senayan Jakarta, akhir  pekan lalu.</p>
<p>Selama satu tahun Kang Abik mengawal Umam. Dari situlah, Kang Abik  &#8220;mencuri&#8221; ilmu penyutradaraan. Ilmu yang digunakannya untuk  menyutradarai film. &#8220;Ini bukan bentuk kekecewaan saya pada Pak Mamang  (panggilan akrab Umam-red). Ketika kesempatan datang, sebaiknya saya  memanfaatkannya dengan bijaksana,&#8221; tutur Kang Abik. Untuk merealisasikan  mimpi menjadi sutradara, Kang Abik telah menyurvei beberapa lokasi  syuting sejak tahun lalu. Empat kota yang dipilih, Semarang, Kediri,  Pekalongan, dan Jakarta. Beban yang disandang Kang Abik tidak ringan.  Konon, ia ditargetkan produser mendatangkan 50 persen penonton KCB.</p>
<p>Tantangan lain yang ingin dijawab Kang Abik, membuat novel sejarah  dan merilis DMC versi roman. Keputusan Kang Abik mengemas ulang DMC  versi roman membuat bingung para pembacanya. Apa bedanya novel dengan  roman? &#8220;Kalau novelette itu lebih panjang dari cerpen, lebih pendek dari  novel. Roman pun sejenis novel. Beberapa sastrawan menyebut roman itu  novel juga. Roman bisa saja menceritakan kehidupan seseorang dari masa  remaja sampai tutup usia, look like biografi. Misal-nya, Tenggelamnya  Kapal Van Der Wijck, langsung bisa disebut roman. Tapi, itu bukan  definisi yang kaku. Bahkan, banyak sastrawan yang menyebut novel berbau  cinta itu roman. Karena roman begitu dekat dengan kata romantic,&#8221;  urainya. Terlepas dari roman atau bukan, yang penting para penggemar  bisa menikmati alur cerita Kang Abik.</p>
<p><em><strong>(BINTANG INDONESIA, Edisi 984, IV Maret 2010)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/habiburrahman-el-shirazy-bukan-kecewa-pada-chaerul-umam-tapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asmirandah : Vanno pekerja keras</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/asmirandah-vanno-pekerja-keras/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/asmirandah-vanno-pekerja-keras/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 01:15:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Sepanjang  berkarier di dunia hiburan, Andah terbilang sepi dari gosip.  Bukan karena tidak punya nilai jual. Tapi lebih karena komitmennya pada  pekerjaan. Seperti di KCK ini, berperan sebagai Kamila, Andah bahkan  sampai harus melakukan survei pada ibu-ibu hamil. &#8220;Aku tanya rasanya  ngidam. Kebetulan di situ aku hamil tiga bulan akibat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ffff00;"><img class="alignleft size-full wp-image-56" title="asmirandah" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/asmirandah.jpg" alt="" width="150" height="150" />Sepanjang  berkarier di dunia hiburan,</span> Andah terbilang sepi dari gosip.  Bukan karena tidak punya nilai jual. Tapi lebih karena komitmennya pada  pekerjaan. Seperti di KCK ini, berperan sebagai Kamila, Andah bahkan  sampai harus melakukan survei pada ibu-ibu hamil. &#8220;Aku tanya rasanya  ngidam. Kebetulan di situ aku hamil tiga bulan akibat diperkosa pacar,&#8221;  sebut bintang Ketika Cinta Bertasbih 2 ini. &#8220;Walau dalam kenyataan aku  belum pernah hamil, yang jelas enggak boleh lupa kalau lagi hamil dan  harus terus membayangkan kalau di dalam perut ada anak. Apalagi aku di  sini juga nangis terus karena tertekan,&#8221; Andah mengungkapkan  tantangannya di KCK.</p>
<p>Jam terbang di dunia akting ternyata bukan jaminan bermain bagus.  Untungnya, Andah tidak pemah berhenti belajar. &#8220;Pas di lokasi syuting  aku sebagai Kamila, bukan Asmirandah. Kadang karakter Kamila suka kebawa  di luar sih. Misalnya, di kampus. Cuma, itu harus dihilangkan karena  aku harus bisa bedain, mana yang nyata, mana yang bukan,&#8221; katanya.  Sejauh ini, Andah akui, walau persaingan cukup ketat, KCK mampu mendapat  tempat di hati penonton. &#8220;Sampai sekarang ceritanya sih masih  konsisten. Ya, masuk akallah. Rating juga cukup membahagiakan semua  pemain,&#8221; pungkas cewek berhidung mancung ini sembari menambahkan,  penulis skenarionya selalu berdiskusi agar karakter Kamila tidak  monoton.</p>
<p>Lantas, bagaimana memisahkan urusan pekerjaan dan personal dengan  Vanno? Dibilang gampang, ya tidak juga sih. Pasti-nya, menurut Andah, di  lokasi syuting ia menganggap Vanno partner kerja. &#8220;Jadi aku sendiri sih  tidak susah membedakan dari teman ke teman kerja,&#8221; kilahnya meyakinkan.  Teman seperti apa sih Vanno? Walau tidak terus terang mengakui, Andah  tidak bisa menutupi kekagumannya pada Vanno, yang dinilainya sebagai  cowok baik, pintar, dan pekerja keras. &#8220;Apalagi sebelumnya aku pernah  main bareng sama dia di Nikita. Kebetulan dia jadi pacar aku,&#8221; kata  Andah.</p>
<p><strong>Enak sharing sama vanno</strong></p>
<p>Ditanya dari perkenalannya sampai sating tertarik satu samalain,  Andah enggan menceritakan. &#8220;Ya, kami berteman dekat. Tapi aku enggak mau  terlalu dibahas. Mending ngomongin lainnya saja,&#8221; kilah Andah yang  langsung mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Ah, Andah bisa saja nih.  Kabarnya, di lokasi syuting Andah kerap jadi bahan ledekan. Entah oleh  kru atau pemain. &#8220;Enggak ada ah. Lha wong biasa saja. Di luar lokasi pun  ngobrol kayak teman biasa,&#8221; lagi-lagi Andah mengelak.</p>
<p>Enaknya main bareng Vanno, bisa sama-sama nyambung dan tahu maunya  apa kalau berdiskusi. Ya iyalah, namanya juga sehati. &#8220;Aku pastinya  sering sharing sama Vanno. Misalnya, kalau ngerasain ada dialog yang  aneh, kami langsung membahas sama sutradara,&#8221; imbuh dara kelahiran  Jakarta, 5 Oktober 1989 ini. Untungnya Andah bisa menjaga mood di lokasi  syuting. &#8220;Sampai sekarang sih enggak pernah ribet membangun mood, ya.  Paling kami sama-sama capek saja di lokasi. Biasanya cari bahan obrolan  lain atau ngerjain Mischa (Chandrawinata, adik Nadine) saja karena dia  paling lucu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Walau satu lokasi, Andah mengaku tidak pernah diantar pulang Vanno.  Apalagi jalan berdua. &#8220;Break (syuting) hari Minggu saja kadang aku ada  kerjaan. Kalau enggak, mending di rumah saja nonton DVD,&#8221; ujar bungsu  dari tiga bersaudara. &#8220;Aku juga sedang sibuk ujian akhir, mau bikin film  anak-anak. Makanya, waktu makin sedikit sekali buat teman-teman,&#8221;  sambung Andah yang memulai debut sebagai sutradara dengan menggarap klip  Matta band tiga pekan lalu. Seberapa besar sih peran orangtua dalam  kehidupan Andah? Sangat besar, tegasnya. Karena itu, Andah tidak akan  membangkang pada orangtuanya. &#8220;Selama ini sih selalu berusaha terbuka  dan dekat dengan orangtua karena sampai kapan pun hanya orangtua yang  bisa dipercaya,&#8221; ucap Andah. &#8220;Papa-Mama selalu tahu siapa teman-teman  bergaul. Itu paling utama. Karena pendidikan utama pasti dari keluarga,&#8221;  sambungnya.</p>
<p><em><strong>(BINTANG INDONESIA, Edisi 985, V Maret 2010)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/asmirandah-vanno-pekerja-keras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jonas Rivanno : Ingin semakin natural</title>
		<link>http://www.filmart-pictures.com/jonas-rivanno-ingin-semakin-natural/</link>
		<comments>http://www.filmart-pictures.com/jonas-rivanno-ingin-semakin-natural/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 01:13:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Filmart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.filmart-pictures.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Setelah main  di Khanza dan Nikita, Vanno makin unjuk kemampuan di KCK dengan  memainkan peran ganda, Fadil dan Taufan. Awalnya, Vanno mengalami  kesulitan beradaptasi. Tapi, lama-kelamaan, terlebih berkat arahan  sutradara dan support pemain lain, jadi bisa menyatu. &#8220;Aku baru kali ini  dapat peran ganda. Ceritanya lebih mellow. Untung, karakter perannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ffff00;"><img class="alignleft size-full wp-image-52" title="jonas" src="http://www.filmart-pictures.com/wp-content/uploads/2010/04/jonas.jpg" alt="" width="150" height="150" />Setelah main  di Khanza dan Nikita,</span> Vanno makin unjuk kemampuan di KCK dengan  memainkan peran ganda, Fadil dan Taufan. Awalnya, Vanno mengalami  kesulitan beradaptasi. Tapi, lama-kelamaan, terlebih berkat arahan  sutradara dan support pemain lain, jadi bisa menyatu. &#8220;Aku baru kali ini  dapat peran ganda. Ceritanya lebih mellow. Untung, karakter perannya  beda jauh. Satunya, baik banget. Satunya lagi, agak abu-abu. Dibilang  jahat, ya enggak. Dia jahat karena kondisi keluarganya,&#8221; jelas Vanno  tentang tantangan berperan ganda. Tidak ada yang ingin dibuktikan Vanno  dengan menerima main di KCK. &#8220;Aku hanya ingin bermain sebagus-bagusnya  di sinetron ini,&#8221; sebut penyabet gelar Best Catwalk di ajang pemilihan  Coverboy Aneka 2007 ini.</p>
<p>Walau di KCK dinilai cukup berhasil, cowok blasteran Belanda dan  Ambon ini tidak lekas puas. Masih banyak yang perlu segera dibenahi.  &#8220;Belum puaslah. Akting selamanya harus terus belajar. Masih ada  sifat-sifat baru yang mesti aku pelajari. Aku pengin semakin natural  saja, tanpa menghilangkan karakter,&#8221; Vanno mengutarakan keinginan.  &#8220;Karena syuting ini menyita banyak waktu, sementara belajarnya otodidak  dulu,&#8221; tambahnya. Menanggapi penilaian penonton yang menyebutkan dirinya  lebih pantas dan cocok main antagonis, Vanno berkata, &#8220;Karakter orang  itu tidak hanya dilihat dari wajah. Mungkin bisa dari cara bicara dan  sikapnya. Lagi pula aku juga kalau mau main antagonis, enggak mau yang  terlalu kelihatan jahat.&#8221; Jelas Vanno harus pilih-pilih peran. Kalau  tidak, ia bisa terjebak situasi yang sulit dalam usahanya membentuk  imej. Biasalah, penonton kita kan lebih mengapresiasi pemain protagonis.</p>
<p><strong>suka sifatnya, bukan cantiknya saja</strong></p>
<p>Ini pula yang rasanya jadi senjata ampuh Vanno ketika ditanya  kehidupan pribadinya. Buktinya, ketika disinggung kedekatannya dengan  Andah, ia senyam-senyum tersipu. &#8220;Tahunya dari siapa sih?&#8221; tanya Vanno  heran. &#8220;Enggak ah, jangan (nanya) itu ah. Nanti jadi gosip, lagi. Tapi  yang jelas Andah itu orang yang baik. Dia teman baik banget,&#8221; tambah  Vanno yang menyukai cewek bukan sebatas kecantikannya, tapi lebih kepada  sifatnya. &#8220;Sifat paling penting. Kalau dari luar yang penting enak  dilihat,&#8221; tegasnya. Bukan gosip Iho Van, buktinya saja sudah mengarah ke  sana. Kayaknya dia spesial banget ya? Atau jangan-jangan backstreet?  &#8220;Enggak mau jawab ah,&#8221; Vanno menghindar lagi sembari mengelak terlibat  cinta lokasi. &#8220;Enggak ada namanya cinlok. Kalau cinlok kan di mana pun  bisa. Pacarannya juga di lokasi itu saja dong,&#8221; dalihnya. Sepertinya ia  khawatir hubungannya dengan Andah diungkap, bisa berpengaruh terhadap  kariernya. &#8220;Itu buat aku privasi banget. Kan masih belum ada rencana  berkeluarga, jadi belum saatnya ngomong,&#8221; alasannya.</p>
<p>Tentang kabar merayakan ulang tahun hanya berdua Andah, Vanno  membantah. &#8220;Ngerayain di lokasi kok sama yang lain. Teman-teman juga  datang,&#8221; tukasnya, &#8220;Sebenarnya sih enggak pengin dirayain. Masak makin  tua dirayain? Pastinya tahun ini harus lebih dewasa, bisa lebih bijak  mengambil keputusan, dan mawas diri. Dari kerjaan, hubungan dengan  orang-tua, dan juga orang lain,&#8221; ucapnya memanjatkan harapan. Sementara  ini, Vanno sedang menikmati hasil kerja kerasnya. Dari honornya ia sudah  membeli mobil dan rumah di Cibubur. &#8220;Puaslah kerja keras aku ada  hasilnya. Cuma, sampai sekarang masih dalam tahap pembangunan, jadi  masih belum bisa aku tinggalin,&#8221; sergah Vanno yang masih tinggal di  rumah neneknya, kawasan Penggilingan Jakarta. Harapan Vanno yang  mengambil dua jurusan di Institut Teknologi Surabaya (ITS), orangtuanya  juga bisa tinggal bareng dengannya. &#8220;Orangtua sementara ini masih  bolak-balik Jakarta-Surabaya. Tapi nanti-nya mereka bakal pindah ke  Jakarta,&#8221; katanya.</p>
<p><em><strong>(BINTANG INDONESIA, Edisi 985, V Maret 2010)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.filmart-pictures.com/jonas-rivanno-ingin-semakin-natural/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

